Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

kronologi terbunuhnya Andik Wahyu Hermawan Taruna TNI AU

Andik Wahyu Hermawan (21), anggota Taruna TNI AU tingkat 3 diduga jadi korban kejahatan jalanan. Ia tewas dengan luka tusuk di dada kiri atau tepat di jantung di kawasan Flay Offer Pasupati, Bandung.

Andik tewas tepat di lokasi Jembatan Layang Pasupati menuju arah Gasibu, atau di atas perempatan Pasteur-Sukajadi.

Sebelum tewas, diduga Andik Wahyu Hermawan (21) sempat melakukan perlawanan terhadap bandit pelaku kejahatan jalanan. Saat itu korban yang berboncengan dengan kakaknya, Yunita Nurhayati mengendarai motor jenis Revo.

Hal itu dikemukakan oleh Kasgar Tap II Bandung Marsma TNI Imron Nasution kepada wartawan di kamar jenazah RSHS, Bandung, Senin (23/12/2013). Kemungkinan, katanya, bandit pelaku hendak melakukan pencurian dengan kekerasan (curas), namun korban melakukan perlawanan karena hendak menyelamatkan kakaknya.

"Kemungkinan, pas masuk Pasupati, dia dan kakaknya dihampiri oleh dua orang pengendara motor. Mungkin lebih atau ada rekannya. Disana, terjadi persitegangan antara korban dan pelaku," ujar Imron.

Saat mempertahankan diri itulah, diduga Andik mengalami luka sobek di tangan kiri. Selain itu, mengalami luka yang cukup parah, luka tusuk di dada kiri. Tepat, mengenai jantung sekitar tiga sentimeter.

Peristiwa tragis ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Saat itu Andik hendak mengantarkan kakaknya, Yunita Nurhayati ke sebuah travel yang akan berangkat ke Jakarta.
[Baca Selengkapnya...]

Mbok Yam alias Senenti Dukun Aborsi yang Mengugurkan Belasan janin

Belasan janin dikubur di belakang rumah Mbok Yam (foto: M Rofiq/detikcom)

Mbok Yam atau Senenti (65), dukun pijat yang juga berpraktik sebagai dukun aborsi, diamankan karena melakukan aborsi terhadap remaja yang masih berusia 14 tahun. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

"KPAI mendorong kepolisian untuk memberikan hukuman maksimal bagi pelaku aborsi, baik pelaku langsung, yang meminta, dan yang memfasilitasi," kata Ketua Divisi Sosialisasi KPAI Asrorun Ni'am Sholeh, saat dihubungi detikcom, Rabu (18/12/2013).

Remaja 14 tahun tersebut mengalami pendarahan hebat dan dibawa ke RSU dr Saleh Kota Probolinggo sesaat setelah melakukan aborsi. Mbok Yam pun dapat dikenakan pasal UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"UU Perlindungan Anak secara tegas memberikan perlindungan pada anak, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Dan karenanya, tindakan aborsi adalah pembunuhan terhadap anak, yang ancaman pidananya mencapai 15 tahun," ujarnya.

Menurut Ni'am, kejadian ini harus dapat menjadi momentum agar perlindungan terhadap anak konsisten dilakukan. Apapun alasannya, menghilangkan nyawa anak adalah hal yang tidak dapat dibenarkan.

"Polisi harus tegas. Ini sekaligus warning bagi pelaku aborsi, yang dewasa ini kian meningkat. KPAI akan melakukan pengawasan atas kasus ini, agar polisi konsisten menegakkan hukum," jelasnya.

Sejauh ini polisi terus melakukan pendalaman kasus praktik aborsi Mbok Yam, untuk mengetahui sejauh mana telah melakukan praktek aborsi dan dengan siapa saja yang ikut membantunya. Mbok Yam sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pengguguran bayi sesuai pasal 348 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Polisi menduga, praktik aborsi Mbok Yam sudah cukup lama dan sudah banyak korbannya. Indikasi itu kian menguat karena ada pengakuan dari tersangka bahwa dirinya pernah menerima tamu perempuan asal Jember, Malang dan Surabaya.
[Baca Selengkapnya...]

Gara-gara menggeber Mobil, Brigadir Darius Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar

Seorang anggota Polri menjadi korban pengeroyokan dan mobilnya dibakar, Minggu (8/12/2013) pukul 05.00 wib di Jl Gunung Kawi, Perumahan Harapan Jaya blok B RT 02/12 Kelurahan Harapan Jaya Kec Bekasi Utara.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, korban diketahui bernama Brigadir Darius, anggota Satuan Reskrim Polresta Bekasi yang sampai saat ini belum diketahui keberadaanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku pengeroyokan terhadap korban berjumlah 10 orang, dan barang bukti yang sudah diamankan yakni satu unit mobil Daihatsu Terios warna hitam nopolB-1982-ARN.

Selain mengeroyok korban, pelaku membakar mobil tersebut, dan saat ini kondisi mobil dalam keadaan terbakar, yakni bagian plapon mobil, dasbor mobil. Serta 3 ban mobil juga dalam kondisi kempes. Di dalam mobil ditemukan pula identitas kendaraan dengan surat izin rawat barang bukti dari Polresta Bekasi.

Kejadian berawal saat korban sedang mengendarai mobil, lalu melintas di lokasi kejadian. Dimana disana ada beberapa orang yang sedang nongkrong dan mabuk.

Diduga mobil korban slek persneling sehingga gas mobil menggeber. Dan para pelaku merasa tidak senang lalu mengejar mobil korban hingga sampai ke rumah korban.

Korban pun sempat dipukul oleh para pelaku dan mobil milik korban dibawa oleh pelaku lalu mobil dibakar di lokasi kejadian.
[Baca Selengkapnya...]

Foto Ira Gadis Cantik yang Menjadi Korban Pembunuhan di Sawah Besar






Namun menurut Kapolsek Sawah Besar, Kompol Shinto Silitonga, Ira berwajah cantik. "Tampilan fotonya cantik," ujar Shinto saat dihubungi detikcom, Selasa (3/12/2013).

Polisi masih terus menyelidiki kasus tewasnya Ira (22) di kamar kos di Jalan Kelinci 2, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Identitas resmi serta pekerjaan Ira belum diketahui.

Dari informasi yang dihimpun, Ira merupakan seorang penari kafe di kawasan Sawah Besar. Ia kerap diantar oleh pria berbadan besar saat pulang ke kosnya.

Ira ditemukan tewas bersimbah darah oleh pembantu rumah tangga pemilik kos pada Selasa (3/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Perempuan cantik ini menderita luka tusuk sebanyak 23 titik di sekujur tubuhnya.

Hingga saat ini belum diketahui siapa dan apa motif pelaku pembunuhan sadis tersebut. Polisi yang belum mengantongi identitas resmi korban, masih menanti kehadiran pihak keluarga Ira.
[Baca Selengkapnya...]

Foto Emayartini alias May Janda Kesepian yang Mencabuli 6 Berondong


Foto Emayartini alias May Tante girang Janda Kesepian yang Mencabuli 6 Berondong
Bengkulu-Pelaku pencabulan terhadap delapan remaja dibawah umur, Emayartini alias May (38) warga kompleks Perumnas Kopri, Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu, Bengkulu secara kejiwaan dianggap normal oleh pihak Penyidik Polres Bengkulu Kota, jadi belum diperlukan tes kejiwaan.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Polres Bengkulu Kota, Ajun Komisaris Pol. Dwi Citra Akbar ketika di wawancarai wartawan. �Sepertinya dia masih mampu dan lancar menjawab pertanyaan penyidik, jadi belum dirasa perlu untuk dilakukan tes kejiwaan�. Ujarnya.

Setelah menjalani beberapa tahap pemeriksaan penyidik menyimpulkan pelaku belum memerlukan tes kejiwaan, pelaku menangis karena menyesal karena semata-mata nafsu belaka.

Pihak Polres Kota Bengkulu menyatakan korban pencabulan May ada delapan anak, dan saat ini sudah meminta keterangan empat korban.


Bu RT pencabul ABG saat diwawancarai wartawan

Semua brondong merupakan warga di RW 3 Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, Bengkulu. Namun dari sekian banyak brondong yang sudah dikencani, EM mengaku lebih sering �bercinta� dengan DM (17).

Bahkan EM pun mengaku kalau sebenarnya antara dirinya dengan DM menjalin hubungan kekasih. �Sebenarnya kami itu sudah setahun ini menjalin hubungan terlarang. Dulu sih pernah putus, karena DM punya pacar lain, tapi akhirnya DM mau balikan lagi sama saya. Dan selama satu tahun itu juga kami sudah melakukan hubungan layaknya suami istri,� tutur EM kepada wartawan.

Kondisi rumah yang selalu sepi memunculkan niat Ema memuaskan birahinya yang selama ini lama tidak terpuaskan suaminya.

Modus pelaku dengan meminta bantuan mereka untuk memijitnya dengan alasan karena kelelahan.

Setelah itu, korban dirayu untuk membuka baju dan melayaninya. Seluruh kejadian berlangsung di rumah Ema. Beberapa remaja ada yang mengaku dipaksa untuk meladeninya, meski ada yang tidak sampai berhubungan badan.

Pencabulan ini dilakukan May sudah sejak lama. Kejadian ini terbongkar setelah salah satu remaja mengeluh kepada orangtuanya merasa sakit pada kelaminnya. Pada 15 April 2013 lalu, salah satu orangtua korban melapor kepada polisi.

Korban rata-rata berumur belasan tahun, bahkan ada yang masih berusia 14 dan 15 tahun
[Baca Selengkapnya...]

Inilah Foto RW Mahasiswi UI yang Dihamili Sitok Srengenge

Akibat perbuatan S, RW hamil 7 bulan (Foto - http://jaringnews.com)

Hamili seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berinisial RW (22), akhinya sastrawan berinisial S (45) dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/11).

Pelaku yang dikenal sastrawan kelompok komunitas di daerah Pasar Minggu itu dilaporkan mahasiswi UI yang tercatat di Fakultas Ilmu Budaya itu lantaran tidak mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Tidak ada niat yang baik, akhirnya RW bersama dengan kuasa hukumnya, Iwan Pangka, didampingi Manager Peneliti FIB-UI Lily Tjahjandari ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jumat (29/11).

Sastrawan tersebut dilaporkan ke Polda dengan nomor laporan No TBL 4245/ XII/ 2013/PMJ/Direskrimim dengan Pasal 351 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

"Ia seorang sastrawan, tak pantas melakukan seperti ini. Sebagai seorang seniman yang kami tahu peduli terhadap kemanusian," ungkap Iwan kepada wartawan seusai melapor di Polda Metro Jaya.

Diakui Iwan, akibat perbuatan terlarang itu, kliennya hamil tujuh bulan. "Kami sebenarnya ingin persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi dari pelaku S tidak ada niatan baik, bahkan tidak menunjukan batang hidungnya," ujar Iwan.

Akhirnya, memutuskan untuk melaporkan kasus perbuatan tersebut ke Mapolda Metro Jaya.

Sementara, Lily mengatakan, RW dijebak berkali-kali setiap pertemuan selalu diintimidasi, hingga mengahamili korban.

Menurut Lily, pihaknya sangat prihatin terhadap mahasiswinya hamil tujuh bulan oleh sastrawan tersebut, apalagi ia tidak bertanggungjawab atas perbuatannya.

"Kami merasa perlakuan S merugikan mahasiswi tersebut apabila tidak ada itikad baik dan tidak bertanggungjawab, makannya kami lapor dan proses secara hukum," ujar Dosen Susastra ini.
[Baca Selengkapnya...]

Profil Biodata Sitok Srengenge Penyair yang Menyetubuhi RW Mahasiswi UI

RW (22), korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan penyair kondang Sitok Srengenge, mengaku pertama kali disetubuhi pada Maret 2013.

Mereka bertemu sejak Desember 2012. Awalnya, kata Kuasa Hukum RW, Iwan Pangka, keduanya bertemu dalam satu acara teater di Kampus UI. Korban merupakan panitia acara dan liaison officer (LO) untuk Sitok Srengenge yang menjadi juri di acara itu. "Jadi, saat itu ada komunikasi antara korban RW dengan SS," tambah Iwan.

Keduanya makin dekat pada Maret 2013. Iwan menuturkan, saat itu korban menghadap SS untuk membicarakan mengenai tugas penelitian tentang sastra. Namun, kata Iwan, kesempatan itu malah digunakan SS untuk merayu RW.

"RW melihat SS adalah sastrawan yang punya nama besar. Dan tidak ada anggapan dari RW bahwa ia akan diperlakukan tidak menyenangkan," kata Iwan. Namun, belum ada pelecehan yang dilakukan SS pada saat itu.

Keduanya bertemu kembali beberapa hari setelah membicarakan tugas penelitian sastra masih pada Maret 2013. Pada pertemuan kali ini, korban mengaku diajak ke gedung tempat komunitas sastra berkumpul di Pasar Minggu, Jakarta. Bukannya ke gedung sastra, Sitok malah membawa korban ke kamar kontrakannya.

"Kemudian RW dibawa masuk kamar, kemudian pintu dikunci. Menurut pengakuan RW, ia sempat ditawari vodka oleh SS, tetapi RW menolak. Kemudian RW digagahi oleh SS. Sampai akhirnya terjadi persetubuhan yang tidak diinginkan (korban) itu," kata Kuasa Hukum RW, Iwan Pangka, di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (29/11).

Setelah kejadian itu, korban dijebak berkali-kali. Iwan menambahkan, SS juga mengintimidasi korban dengan menerornya. "Seolah-olah anak ini yang butuh. Jika korban tidak menghubungi SS, maka diteror," terangnya.

Menurut Iwan, korban sempat menutup diri hingga akhirnya buka suara karena didukung oleh sejumlah pihak seperti dosen, kerabat, dan Komisi Nasional Perlindungan Perempuan, untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Profil dan Biodata Sitok Srengenge

Sitok Srengenge adalah seorang budayawan Indonesia yang mendalami seni teater serta telah menghasilkan banyak karya tulis. Ia juga dikenal sebagai seorang penyair novelis dan esais. Karya-karyanya tidak hanya dikenal di Indonesia, melainkan juga sampai ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Belanda, dan Australia. Menurut Janet de Neefe, meskipun puisi-puisinya banyak berisi mengenai kondisi umat manusia, fokus utamanya adalah tema cinta.

Biografi

Sitok Srengenge dilahirkan di Desa Dorolegi, Godong, Grobogan, Jawa Tengah pada tanggal 22 Agustus 1965.

Pendidikan tinggi

Sitok mulai mendalami seni peran di teater SMP Demak dan SMA 1 Semarang. Setelah lulus SMA di tahun 1985, ia mendaftar ke Jurusan Teknik Nuklir Universitas Gajah Mada (UGM), tetapi tidak diterima. Akhirnya ia kembali ke kampung dan mengalami pergulatan batin antara ingin menolong keluarga dengan menjadi pegawai berkedudukan penting dengan keinginannya untuk mendalami kesenian. Akhirnya Sitok lebih memilih mengambil jalur kesenian dan pergi ke Jakarta. Di Jakarta, ia menuju Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk mencari informasi tentang Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang ternyata mahal untuk kemampuannya. Akhirnya ia harus magang di grup teater pimpinan Arifin C. Noer, Putu Wijaya, Teguh Karya, dan W.S. Rendra).

Setelah setahun ikut W.S. Rendra (alm), Sitok memberanikan diri meminta beasiswa karena pada waktu itu Bengkel Teater Rendra memberikan beasiswa kepada beberapa orang yang ingin bersekolah. Ia mendapatkan beasiswa sampai kuliah selesai di IKIP Negeri Jakarta Jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia. Pada sore harinya, Sitok ikut kursus filsafat di STF (Sekolah Tinggi Filsafat) Driyarkara, Jakarta.

Sitok Srengenge juga terdaftar sebagai alumni International Writing Program University of Iowa (Amerika Serikat) dan Intenational Writing Program Hong Kong Baptist University.

Aktivitas

Sitok Srengenge telah mengikuti berbagai festival sastra internasional.Ia memperoleh dukungan dari Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat untuk partisipasinya di IWP. Semenjak tahun 1997, Sitok telah berpartisipasi dalam berbagai even di Eropa, diantaranya Rotterdam International Poetry Reading dan Winternachten Festival di Belanda, the Poetry Society di Inggris, dan Melbourne's Next Wave Festival di Australia.

Pengajar, editor, dan penerbit

Selain aktif bermain teater, Sitok juga pernah menjadi pengajar di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Ia menjadi guru literatur pada Eksotika Karmawiggangga dan editor Jurnal Kultur Kalam.Sitok juga merupakan pendiri serta pengelola Penerbitan Katakita.

Organisasi

Beberapa komunitas yang ikut didirikan atau diikuti oleh Sitok Srengenge:
  • Gorong-gorong Budaya
  • Teater Matahari
  • Komunitas Utan Kayu sebagai Koordinator Program
  • Salihara sebagai kurator bidang teater
[Baca Selengkapnya...]

Foto Hot Topless Fita Fitria Dewi mahasiswi Unipa korban pembunuhan

inilah Foto Hot Topless Fita Fitria Dewi mahasiswi Unipa adibuana korban pembunuhan

Ada yang baru dalam pengakuan Yunan (25), salah satu pelaku pembunuhan Fita Fitria Dewi. Yunan mengaku sempat menyetubuhi mahasiswi Unipa Adibuana Surabaya ini setelah tak bernyawa. 

Menurut pengakuan Yunan dalam pemeriksaan penyidik, dirinya telah menyetubuhi Fita dalam kedaan tak bernyawa sebelum dibuang di tepi hutan Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP I Gede Suartika, Sabtu (16/11/2013) membenarkan pengakuan tersangka. Tersangka membunuh korban di sebuah villa di daerah Nongko Jajar, Pasuruan.

Di villa tersebut, tersangka Yunan sempat menyetubuhi korban yang sudah meninggal. Setelah itu, tersangka memasukan tubuh Fita ke dalam karung, dan membuangnya di Claket dengan mengendarai mobil warna abu-abu nomor polisi W 1963 RB yang disewanya.

"Tersangka sempat setubuhi korban saat sudah meninggal, karena ada bekas sperma di kemaluan korban," pungkas Gede.
[Baca Selengkapnya...]

lagi, foto telanjang siswi SMP di Jakarta beredar melalui Facebook


Warga Kecamatan Rejotangan, jakarta Timur, selama sepekan ini dikejutkan dengan beredarnya video telanjang yang diduga melibatkan seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) swasta di daerah tersebut.

Video yang berdurasi sekitar dua menit 11 detik tersebut beredar luas di masyarakat lewat telepon seluler. Diduga, video tersebut sudah beredar sejak sepekan atau sekitar malam takbiran yang lalu.

Anapuan, seorang warga, mengatakan mendapat video tersebut dari saudaranya yang masih sekolah. Video tersebut sengaja dikirimkan dengan menggunakan fasilitasbluetooth di telepon seluler miliknya. "Saya mendapat video ini sudah sekitar malam takbiran kemarin dari ponsel milik saudara," katanya, Senin (28/9).

Ia sebenarnya mengaku kaget dengan kejadian tersebut sehingga berniat melaporkannya ke polisi.

Dalam rekaman di video tersebut terlihat jelas seorang perempuan telanjang. Ia hanya mengenakan celana dalam dan penutup dada. Diduga, adegan tersebut sengaja direkam oleh kekasih perempuan tersebut setelah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Kepala Bagian Bina Mitra Polres Tulungagung Kompol Suparno mengaku sudah mendapat laporan atas beredarnya video yang diduga melibatkan seorang pelajar di Tulungagung itu. Polisi sudah menyelidiki pelaku yang terekam dalam ponsel itu, termasuk pelaku yang merekam gambar tersebut.

"Kami sudah mengamankan pasangan perempuan dalam video tersebut. Untuk saat ini, kami menahan pasangan laki-lakinya untuk kami mintai keterangan," kata Suparno.

Polisi mengimbau orangtua dan pihak sekolah lebih selektif mengawasi anak-anak mereka, terutama penggunaan alat komunikasi seperti ponsel agar tidak disalahgunakan.

Kasus video semacam ini bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, pernah juga beredar sebuah video yang melibatkan pelajar sebuah SMP bulan Maret 2009 lalu.
[Baca Selengkapnya...]

foto cantik F alias Florence wanita simpanan yg menabrak rumah adiguna

siapakah wanita F yang menabrak rumah adiguna? ternyata wanita F tersebut bernama lengkap Florence yg diduga istri simpanan adiguna. Sementara polisi terus menyelidiki siapa wanita misterius yang menabrak dan merusak rumah pengusaha Adiguna Sutowo, dini hari tadi. Pencarian ini dimulai dari laporan dan keterangan pihak keluarga Adiguna Sutowo.

"Lagi diperiksa pelapornya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP M. Saleh saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (26/10).

Dari laporan tersebut diketahui nama wanita misterius tersebut adalah Florence tetapi polisi masih perlu mendalami siapa Florence tersebut. Florence menabrak rumah Adiguna dengan mobil mewah, Mercedes Benz alias Mercy.

"Yang membuat laporan perempuan, namanya Riska atau Sinta saya lupa, katanya yang merusak itu bernama Florence," lanjutnya.

Sebelumnya, rumah Adiguna Sutowo di Pulomas, Jakarta Timur ditabrak oleh wanita misterius, dini hari tadi. Wanita yang diketahui berinisial F ini menyeruduk dan merusak Adiguna Sutowo dengan mobil mewah miliknya.
[Baca Selengkapnya...]

Benarkah Gatot Supiartono Dijebak Terkait Kasus Pembunuhan Holly Angela

Auditor Utama BPK nonaktif Gatot Supiartono menampik mendalangi pembunuhan istri sirinya, Holly Angela. Sang pengacara tak memungkiri ada isu kliennya dijebak, namun enggan bicara panjang lebar.

"Apa yang dituduhkan bahwa klien saya terlibat dalam pembunuhan terencana sama sekali tidak benar. Mungkin kalau ada isu-isu karena terkait bidang tugas Pak Gatot apa ini rekayasa atau dijebak seperti Antasari ya silakan gali sendiri, saya tak mau bicara ke situ," kata Afrian Bondjol, kuasa hukum Gatot, kepada wartawan, Kamis (17/10/2013).

Dia tak mau bicara sama sekali soal isu ini. Isu ini sendiri berhembus kencang karena banyak orang BPK yang tak percaya Gatot yang dikenal baik dan berprestasi kini menjadi otak pembunuhan istri sirinya sendiri.

Posisi Gatot di BPK memang cukup penting. Sekjen BPK Hendar Ristriawan menyebut posisi Gatot terakhir adalah sebagai auditor utama keuangan negara I. Dia fokus mengaudit bidang Polhukam sampai Gatot dibebastugaskan.

Audit Polhukam dikenal cukup strategis di BPK. Beberapa kementerian yang masuk dalam wilayah pemeriksaan Gatot adalah Kementerian Luar Negeri, Kemenkum HAM, Kemenhan, Kemenhub, Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, Polri, BIN, BNN, BMK, Lembaga Ketahanan Nasional, Dewan Ketahanan Nasional, Lembaga Sandi Negara, Komnas HAM, KPK dan KPU.

Di antara sejumlah proyek yang diaudit oleh Gatot adalah pengadaan proyek Simulator SIM di Korlantas Polri. Audit terakhir yang dilakukan Gatot adalah mengaudit KJRI Perth dan Melbourne.

"Kalau soal dijebak dan segala macam saya tidak mau bicara, saya tidak mau bicara terlampau jauh ke situ, ada proses penyidikan," kata Afrian.

BPK sendiri menampik Gatot dijebak. BPK juga menegaskan kasus yang menimpa Gatot tak terkait dengan tugasnya sebagai auditor utama BPK. Kini Gatot sudah menjadi tersangka sebagai otak pembunuhan Holly, Gatot terancam hukuman mati.
[Baca Selengkapnya...]

Motif dan Alasan Gatot Supiartono Membunuh Holly Angela

Gatot Supiartono, suami Holly Angela, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan istrinya sendiri. Auditor Badan Pemeriksa Keuangan itu menjadi tersangka setelah diperiksa selama sekitar 12 jam oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu, 16 Oktober 2013.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jay Komisaris Besar Slamet Riyanto mengatakan pembunuhan diduga terjadi karena Gatot tertekan oleh permintaan istri sirinya tersebut.

�Korban terlalu banyak menuntut, minta apartemen, mobil, rumah, hingga minta Gatot menceraikan istrinya,� ujar Slamet kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 16 Oktober 2013, malam.

Keterangan itu didapat dari tersangka Surya Hakim yang mengaku sering menjadi supir sewaan Gatot. �Gatot hanya mengakui dia mengenal Surya karena sering disupiri di luar jam dinas," ujar Slamet.

Gatot kini langsung ditahan di Polda Metro Jaya, setelah diperiksa sejak pukul 09.30 WIB, Rabu, 16 Oktober 2013. "Surat perintah penangkapannya sudah ada, langsung akan diperiksa sebagai tersangka," kata Slamet.

Keterlibatan Gatot dalam pembunuhan berencana di Apartemen Kalibata City itu bermula dari keterangan Surya. Dia mengaku diberi uang Rp 250 juta dari orang yang enggan dia sebutkan namanya, untuk ongkos membunuh Holly.
[Baca Selengkapnya...]

Posting Foto Bugil Pacar di Facebook, Mahasiswa Ditangkap

Lhokseumawe - Seorang mahasiswa di Lhokseumawe, MB (20) diamankan polisi. Ia disangka menyebarkan foto tanpa busana kekasih yang berusia 18 tahun di Facebook miliknya.

MB mulai menyebarkan foto syur kekasihnya ini sejak 31 Juli 2013 lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Namun korban melapor ke polisi, Rabu (11/9/2013) lalu.

Mendapat laporan korban, Unit Tipiter Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan. Kemudian MB ditangkap di rumahnya, Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blangmangat, Senin (23/9) kemarin.

Kasat Reskim Polres Lhokseumawe AKP Supriadi menyatakan, foto tanpa busana korban sempat diunduh banyak orang. "Kami menyita foto syur korban dalam bentuk print out cetak yang di-download oleh saksi sebelum dihapus tersangka," ujarnya, Selasa (24/9/2013).

Polisi juga menyita kain berwarna hitam yang digunakan tersangka untuk mengikat tangan dan menutupi mata korban saat difoto.

Tersangka mengakui semua perbuatannya. Dia meng-upload foto bugil kekasihnya karena tidak diberi uang Rp 1 juta.

"Saya sudah dua tahun (pacaran) sama dia (korban)," aku tersangka tersangka kepada detikcom di Mapolres Lhokseumawe.

Saat ini, tersangka diamankan dan ditahan di Unit III Tipiter Reskrim Polres Lhokseumawe. Ia dijerat dengan pasal 29 UU Nomor 44/2008 tentang Pornografi juncto pasal 27 ayat (1) UU Nomor 11/2008 tentang ITE dan terancam hukuman maksimal 12 tahun.

(bow/rou)
[Baca Selengkapnya...]

Kisah Misteri Hantu Sisca Pasca Pembunuhan Cewek Cantik Sisca Yofie


Pasca pembunahan atau terbunuhnya cewek cantik sisca yofie secara sadis dan mengenaskan, bnyak kejadian aneh misterius yg dialami oleh para saksi, sbb.
1. Salah satu saksi mata pembunuhan Sisca Yofie (34) adalah tukang gorengan yang berada di gang yang lokasinya tidak jauh dari lokasi korban ditemukan. Pasca kejadian itu, ia mengaku sempat mengalami perasaan aneh. Sekonyong-konyong ada bisikan.

"Waktu kejadian, kan baru buka puasa. Saya lagi minum sirup. Saya melihat ke jalan ada debu, ternyata ada motor yang penumpang belakangnya membawa seperti boneka yang ditarik," ujar Ibu Ade kepada detikcom di Jalan Cipedes Tengah, Kamis (15/8/2013).

Kemudian, ia mendapat kabar bahwa ada mayat merempuan yang tergeletak di dekat lapangan Abra. Ia pun gemetaran dan lari ke rumahnya.

"Ternyata mayat perempuan itu yang saya lihat ketika digusur. Saya lalu pulang ke rumah, nyusuin anak," terangnya.

Ia melanjutkan ceritanya, saat menyusui anaknya ia merasa badannya kesakitan dan tidak bisa bergerak. Ia tiba-tiba merasa ada yang berbisik.

"Dia bilang, ibu kenapa enggak nolongin saya. Saya bilang saya ga tau, saya kira boneka. Waktu saya tanya dia namanya siapa, dia langsung menangis," jelasnya.

Ia mengaku baru sadarkan diri saat suaminya datang. "Anak saya lapor ke suami saya kalau saya teriak-teriak. Saya lalu disadarkan oleh suami saya. Kata suami saya, saat itu saya sedang berteriak-teriak," ungkapnya.

2. Seorang saksi mata pembunuhan Sisca Yofie sempat was-was. Malam hari, ia menerima SMS. Si pengirim mengaku bernama Sisca dan meminta tolong.
"(SMS) Masuk pada Senin malam (12/8), jam 21.48," kata Reza (30) ketika ditemui di Jl Cipedes Tengah, Sukajadi, Bandung, Kamis (15/8/2013).

Si pengirim menggunakan nomor 08XX-323-1964. Ada 2 SMS. Salah satu isi SMS yakni, "Mas, tlng aku hp dan ATM aku dekat pot bunga. Priska masih mencari plaku yg sbnrnya? priska dingin, ntar hapenya buat emas aja, ATM ksh kan ma klrgku. terimakasih mah sisca dingin...tolong mas"

"Tidak tahu siapa yang ngirim," katanya.

Reza merupakan salah satu saksi mata kasus pembunuhan Sisca. Ia melihat sepeda motor berkelebat, Senin (5/8) lalu. Dalam hitungan menit orang berkerumunan di lokasi yang hanya berjarak 20 meter dari tempat ia berada. Saat itu, Sisca tertelungkup dengan tubuh bersimbah darah.

Polisi menetapkan 2 tersangka pembunuhan dalam kasus ini yaitu Wawan dan Ade. Dalam pemeriksaan sementara, pelaku berniat menjambret, bukan membunuh. Polisi juga memproses seorang perwira Polda Jabar karena memiliki hubungan gelap dengan Sisca.
[Baca Selengkapnya...]

Foto Mesra Kompol A Albertus Eko Budiharto dengan Sisca Yofie

Penyidik Polres Bandung menemukan foto mesra Franciesca Yofie dengan Kompol A, perwira polisi yang bertugas di Polda Jawa Barat. Foto tersebut ditemukan di kamar indekos yang disewa Sisca di Jalan Setra Indah Utara No 11, Keluraha Cipedes, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Kepada wartawan, Selasa 13 Agustus 2013, Kapolres Bandung Komisaris Besar Sutarno mengatakan, foto itu ditemukan bersama catatan dan surat pribadi antara Sisca dan Kompol A. "Foto muka dempetan, mesra atau tidaknya, kami tidak tahu. Tapi, memang ada hubungan khusus," kata Sutarno.

Dia juga mengungkapkan, Kompol A pernah menyuruh anak buahnya Brigadir E untuk mengikuti Sisca. "Tapi, tidak ada kaitan Kompol A dengan kematian Sisca," jelasnya. Lebih lanjut dia mengatakan, Kompol A sudah memiliki istri.

Saat ini, Bidang Propam Polda Jawa Barat tengah memeriksa Kompol A. "Kode etik saja," jelas Sutarno. Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan Propam atas Kompol A, Sutarno enggan berkomentar. "Tanya Kabid Propam saja."

Diberitakan sebelumnya, perempuan cantik Sisca ditemukan sekarat Senin malam, 5 Agustus 2013 dengan luka di sekujur tubuh dan luka bacok di kepala. Sisca tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Tubuh perempuan malang ini terseret sepeda motor pelaku selama 10 menit.

Hasil pengusutan polisi, Sisca diduga jadi korban pejambretan tersangka Wawan dan Ade. Keduanya sudah ditahan.

Kedua tersangka menjambret Sisca yang baru tiba di indekosnya yang tak jauh dari tempat tinggal mereka. Sisca yang berupaya melawan kemudian terjatuh persis di belakang motor mereka.

Rambut Sisca tersangkut gir motor dan tergulung sehingga ia terseret motor. Wawan yang panik kemudian melayangkan senjata tajam untuk melepas rambut Sisca. Nahas tebasan senjatan itu mengenai kepala Sisca dan menewaskannya. (eh)
[Baca Selengkapnya...]

Nama Lengkap Kompol A Pacar Gelap Sisca Yofie adalah Albertus Eko Budiharto

Nama Lengkap Kompol A Pacar Gelap Fransiesca Yofie adalah Albertus Eko Budiharto.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Sutarno mengungkapkan bahwa oknum polisi yang terlibat hubungan asmara itu bertugas di bagian humas Polda Jabar.

"Kompol berinisial A bertugas di Polda Jabar," kata Sutarno di Polrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8/2013).

Sutarno sekaligus mengungkapkan nama lengkap Kompol A, dari yang semula disebut inisialnya. "Namanya Albertus Eko Budiarto, dia lulusan Akabri angkatan 1997," singkat Sutarno.

Saat ini, perwira berpangkat komisaris itu menjalani pemeriksaan di Propam Polda Jabar terkait pelanggaran disiplin.

Sebelumnya Sutarno mengatakan, kedekatan antara Kompol A dan Sisca ditunjukkan dengan foto dan surat yang ditemukan dalam penggeledahan di rumah Sisca.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Sutarno mengungkapkan, penyidikan kasus pembunuhan Franciesca Yofie (34) atau Sisca berawal dari surat yang ditemukan di lokasi kejadian dan di kamar kosan Sisca.

Surat itu berisi tentang ungkapan isi hati Sisca dengan seorang oknum polisi. Bahkan penyidik pada saat kejadian menemukan foto-foto Sisca dengan anggota kepolisian yang diketahui berdinas di Polda Jabar.

"Pada saat gelar perkara pertama, Kapolda diundang. Langsung menginstruksikan untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk bila ada keterkaitannya dengan oknum kepolisian sekalipun. Di surat itu, ada seseorang bernama A, pangkatnya Kompol," ujar Kapolrestabes saat menggelar jumpa pers di aula Mapolrestabes Bandung, Selasa (13/8).
[Baca Selengkapnya...]
 
Copyright © 2009. Berita Joss